Tag: Kemurahan Hati
Ketika Tiga Anggota Keluarga Datang Meminta Pertolongan
Dari Sāṇavāsipetavatthu: duka kepada keluarga yang telah pergi dapat diubah menjadi kebajikan, kemurahan hati, dan pertolongan yang bermakna.
Orang yang Memberi Sangat Banyak, tetapi Dikalahkan oleh Satu Sendok
Dari Aṅkurapetavatthu: nilai pemberian tidak hanya ditentukan oleh jumlah, tetapi juga oleh niat, kegembiraan, dan cara kita memberi.
Ketika Air Sungai Berubah Menjadi Darah karena Sebuah Ucapan
Dari Uttaramātupetivatthu: ucapan yang lahir dari kemarahan dapat melukai, sementara kemurahan hati membuka jalan yang berbeda.
Harta yang Kita Kumpulkan Tidak Bisa Menolong Kita
Dari Cūḷaseṭṭhipetavatthu: harta yang ditahan tidak dapat menjadi perlindungan, tetapi kebaikan yang dibagikan dapat meninggalkan manfaat.
Ketika Seorang Ibu dari Kehidupan Lampau Datang Meminta Pertolongan kepada Sāriputta
Sebuah kisah Petavatthu tentang akibat kekikiran, belas kasih, dan kebajikan yang dipersembahkan bagi mereka yang telah pergi.
Orang yang Memiliki Delapan Puluh Gerobak Emas tetapi Takut Memberi
Dari Dhanapālapetavatthu: kekayaan yang besar tidak banyak berarti bila rasa takut kehilangan membuat kita tak pernah belajar memberi.
Tujuh Cara Memberi Tanpa Mengeluarkan Uang
Memberi tidak selalu membutuhkan uang. Za Bao Zang Jing menyimpan tujuh bentuk pemberian sederhana—dari tatapan ramah hingga menyediakan…
Pengemis yang Mengajarkan Arti Memberi kepada Seorang Raja
Ia tidak meminta kepada semua orang. Ia menunggu seseorang yang benar-benar mampu menolong—lalu membuat seorang raja belajar bahwa…
Raja yang Memberikan Matanya kepada Orang Buta
Ketika seorang peminta tidak menginginkan emas, melainkan cahaya untuk melihat dunia.
Orang Miskin yang Hadiahnya Lebih Berharga daripada Emas
Kisah pelita Nanda, perempuan miskin yang mempersembahkan satu lampu kecil kepada Buddha, dan mengajarkan bahwa nilai pemberian tidak…
Kelinci yang Memberikan Satu-satunya Hal yang Ia Miliki
Ketika tak ada makanan untuk dibagikan, seekor kelinci menawarkan sesuatu yang tak tergantikan.
Pangeran yang Memberikan Semua yang Dimilikinya: Kisah Sudāna dan Viśvantara Jātaka
Kisah kemurahan hati paling terkenal dalam Jataka, sekaligus salah satu yang paling sulit dibaca dengan hati modern.

